Separation Anxiety

Waktu lagi pengen nulis tentang ini, aku jadi keinget tulisannya Dian sastrowardoyo di blgonya zwitsal.  Aku ambil banyak pelajaran dari kisah itu. dan pelajaran yang paling penting menurutku adalah “Let it Flow”.

Separation Anxiety merupakan suatu keadaaan yang  dialami setiap bayi .dimana keadaan itu adalah sulit lepas dari orang yang selalu bersamanya, selalu menyayangi dan melindunginya. bayi mengannggap klo kita bagiian dari dirinya yang tanpa adanya kita hidup dia bakalan hampa.

wah mas Hafizh nih salah satu contohnya. waktu dia berumur 6 bulan, yang namanya aku ke kamar mandi aja harus ikut dan kalau ga diajak dia bakalan nangis goar2.  awalnya aku ga tega juga kalau harus dengerin mas Hafizh nangis goar-goar gitu tiap kali aku pergi ke belakang atau aku tinggal pergi ke mana gitu.

tapi aku jadi inget salah satu kutipan di majalah Ayahbunda “jangan biarkan anak yang mengendalikanmu, buatlah ia mengerti bahwa engkau yang memegang kendali”. aku jadi mikir klo kaya gini terus masHafizh ga bakalan lepas dari aku dan mbuntut terus kemana aku pergi.

dengan rasa sok tegasku, aku akhirnya membiarkannya menangis waktu aku tinggal. entah aku tinggal ke kamar mandi, masak di dapur, atau kegiatan lainnya yang ga mungkin aku mengajak dia bersamaku.

pernah lho, waktu mulai mandi sampai selesai mandi mas Hafizh nangis goar2goar gitu. mungkin ada sekitar 15 menitan.

kasian juga sih..

tapi ya mau giaman lagai, mas Hafizh harus ngerti klo ummi itu bukan bagian dari mas Hafizh. ummi itu terpisah, berdidiri sendiri.

oh ya, waktu aku mau ke kamar mandi atau tempat lainnya, mas Hafizh selalu aku ajak komunikasi dan aku kasih tau klo aku mau pergi sebentar dan bakalan balik lagi, insyaa Allaah. aku biasanya  bilang ke mas Hafizh “klo ummi ke kamar mandi, tandanya ummi mau pipis atau mau mandi. mas Hafizh ndak boleh ikut, karena mas hafizh ga boleh liat aurat ummi. kamar mandi kan juga banyak jinnya, jadi ummi mau cepet2.”

 

Walhamdulillaah biidznillah..

setelah mas Hafizh berumur 9 bulan sekarang, ia sudah mulai paham dan mengerti. kalau aku ke kamar mandi ia udah ga nangis lagi, hanya saja tetep menungguiku di depan pintu kamar mandi dan kalo aku udah keluar dia senyum2.

hihihi lucu..

klo aku lagi mau pergi kemana gitu sendirian, dia juga udah ga minta ikut lagi. malah sekarang dia asyik main sama abinya klo aku pergi..

seneng deh umminya…

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s